Australian Consulate-General
Makassar, Indonesia

MERAYAKAN BUDAYA PENDUDUK ASLI AUSTRALIA DI MAKASSAR

Siaran Media

19 Juli 2016

Kunjungan sekolah, kunjungan museum, workshop pendongeng dan sesi dongeng Aborigin  merupakan rangkaian acara perayaan Pekan Budaya Penduduk Asli Australia 2016 yang diselenggarakan oleh Konsulat-Jenderal Australia di Makassar hari ini.

 

Pendongeng Aborigin Australia Larry Brandy, dari suku Wiradjuri di New South Wales, tampil dalam sesi-sesi mendongeng interaktif untuk anak-anak bersama dengan pendongeng Indonesia Kak Resha, sesuai dengan tema Pekan Budaya Penduduk Asli Australia tahun ini, yaitu ‘Songlines: The living narrative of our nation’.

 

Larry Brandy dan Kak Resha mengunjungi SDN Balang Baru 1 untuk sesi dongeng pertama, dilanjutkan dengan kunjungan ke Museum Kota Makassar untuk melihat Batik Yirrkala.  Batik tersebut mengisahkan interaksi yang telah berlangsung selama berabad-abad antara masyarakat Yolngu dari Daratan Arnhem di Australia Utara dan para pedagang dari Makassar.

 

Selanjutnya, Konsulat-Jenderal Australia dan tim Larry Brandy bekerja sama dengan Rumata Artspace, Rumah Dongeng dan Daeng Tutu (artis Pasinrilik Gowa) untuk menggelar workshop pendongeng di mana peserta saling menukar teknik, ide dan budaya pendongengan. Setelah workshop, Larry dan Kak Resha mengisi sesi dongeng yang dilanjutkan Rumah Dongeng dan Daeng Tutu.

 

Konsul-Jenderal Australia untuk Makassar, Richard Mathews, menyampaikan sambutan menandai dimulainya Pentas Dongeng bersama Larry Brandy di Saoraja Ballroom di Wisma Kalla.

 

“Selama ribuan tahun, orang Aborigin di Australia telah berbagi dongeng secara turun-temurun.  Dongeng ini menceritakan keluarga, tanah, adat dan kegiatan memburu,” kata Richard Mathews.

 

“Pekan Budaya Penduduk Asli Australia diadakan di bulan Juli setiap tahunnya dan dirayakan bukan hanya oleh suku-suku asli sendiri, tetapi seluruh warga Australia. Pekan Budaya Penduduk Asli merayakan sejarah, budaya dan prestasi penduduk asli Australia, yaitu orang Aborigin dan orang dari Kepulauan Selat Torres.”

 

Larry Brandy dan Kak Resha baru saja tampil di Jakarta dan akan melanjutkan pentas mereka di Bali besok.

 

Pertanyaan Media: public-affairs-makassar@dfat.gov.au